by

Pendiri dan Dewan Pakar KTTI Anna Mariana Terima Gelar Doktor dan Profesor dari Polandia

Warsawa, Telaah Strategis Online – Anna Mariana, pendiri dan Dewan Pakar dan Pembina di Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI) menerima pengukuhan gelar Doktor dan Profesor dari Warsaw Management University, Sabtu, (16/2/2019).

Di tengah persiapan menunggu turunnya Keppres ‘Hari Tenun Nasional’ yang akan ditetapkan pemerintah, setiap tahun di tanggal 7 September, Anna Mariana menyempatkan diri terbang ke Polandia.

Sejak tiga tahun terakhir, Anna tercatat sebagai mahasiswa internasional di Warsaw Management University untuk program study DBA (Doctor of Business Administration). Warsaw Management University sejak lama tercatat menjalin kerja sama dengan universitas Mercu Buana di Indonesia dan juga universitas di Malaysia.

“Saat ini, saya sudah berhasil meraih S3 di bidang Hukum sekaligus dianugerahi gelar Prof,” kata Anna Mariana kepada redaksi Telaah Strategis melalui sambungan telepon.

Baca Juga: Bambang Soesatyo Dukung Peringatan Hari Tenun Nasional

“Ini merupakan S3 yang kedua. Sebelumnya pada September 2017 lalu, saya meraih program double degree MBA dan Doktor untuk bidang Management Business Administration di University Of Georgia Netherland,” kata pemilik butik House of Marsya.

“Untuk program Doktor, tesis sudah dipersiapkan lebih awal sebelum maju pengujian dan sidang,” kata Anna yang kini bergelar lengkap Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, S.H. M.H, MBA .

“Setelah membuat jurnal ilmiah dan beberapa buku, tulisan saya dikaji oleh Universitas Polandia. Setelah dapat diterima, pada 16 Februari 2019, Rektor dan Dekan di sana memberikan pengukuhan langsung untuk menjadi Profesor bidang Budaya dan hukum. Khusus pengukuhan Profesor sendiri, akan dilaksanakan pada 29 Juni 2019 di Polandia,” tutur perempuan kelahiran 1 Jauari 1960 ini.

Anna Mariana, pendiri dan Dewan Pakar dan Pembina di Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI) menerima pengukuhan gelar Doktor dan Profesor dari Warsaw Management University. Foto: Istimewa
Anna Mariana, pendiri dan Dewan Pakar dan Pembina di Komunitas Tekstil Tradisional Indonesia (KTTI) menerima pengukuhan gelar Doktor dan Profesor dari Warsaw Management University. Foto: Istimewa

Isteri dari Tjokorda Ngurah Agung Kusumayudha, SH, MS, MSc, itu menyebut, arti sebuah gelar baginya adalah penggapaian cita-cita sekaligus prestasi dalam menuntut ilmu.

“Semua dicapai melalui proses perjuangan yang panjang, membutuhkan tenaga, pikiran maupun materi yang tidak sedikit. Namun harus dijalani dengan sabar, ikhlas supaya tidak menjadi beban,” kata Anna.

Kunci sukses utama yang diraihnya, menurut Anna, adalah juga doa dan support orang tua, keluarga, suami tercinta juga sahabat-sahabat dekat.

“Ini menjadi sumber kekuatan dan semangat untuk bisa terus berjuang dan berkarya, tanpa dukungan mereka semua dan tentunya ridho Allah SWT, saya tidak mampu berdiri seperti hari ini,” katanya.

Lebih lanjut, Anna mengatakan pencapaian gelar itu menjadi tidak akan berarti apa- apa, “Jika ilmu yang didapat tidak bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujar Anna yang ketika hari pengukuhan sengaja mengenakan baju dengan design khusus berbahan tenun Sumba NTT.

“Ini juga menjadi salah satu daya tarik dan perhatian dari para undangan yang hadir,” katanya tergelak.

“Tetap ya, dalam momen yang baik, telah jadi kewajiban saya untuk mempromosi budaya Indonesia lewat balutan busana. Apalagi karya tenun ini dibuat handmade dan masih sangat tradisional, begitupun motif-motif dan warna alam yang mempunyai nilai- nilai seni dan budaya serta filosofi yang tinggi, di mata masyarakat luar negeri dan para bule,” ujarnya memungkasi.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru