by

Kenalkan Budaya Indonesia, KBRI Bratislava Gelar Indonesian Day di Slowakia

Bratislava, Telaah Srategis Online – Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bratislava, Slowakia menggelar “Indonesan Day” untuk mengenalkan seni budaya nusantara di kota Bratislava dan Piestany. Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-74 dengan mengundang Liga Tari Krida Budaya Universitas Indonesia.

Gelar budaya Indonesian Day di kota Bratislava diselenggarakan Sabtu, (24/8/2019) di area main square Old Town Bratislava merupakan sebagai bagian dari rangkaian Bratislava Summer Festival yang diselenggarakan oleh Bratislava Culture and Information Center (BKIS).

Rangkaian kegiatan lokakarya dan promosi dilakukan di Courtyard Old Town Bratislava, sedangkan pertunjukan seni musik dan tari diselenggarakan di Main Square Old Town Bratislava. Setidaknya 3.000 pengunjung memadati area tersebut selama kegiatan berlangsung, sejak pukul 15.00 hingga 19.30 waktu setempat.

Di kota Piestany, gelar budaya Indonesian Day dilaksanakan pada hari Minggu, (25/8/ 2019) di Music Pavilion, Piestany, taman kota Piestanya yang berdekatan dengan main square kota Piestanya. Sekitar 500 pengunjung memadati area kegiatan yang dihadiri juga oleh Walikota Piestany, Peter Jancovic dan perwakilan dari Cultural Centre of Piestany.

“Pemilihan kota Piestany sebagai tempat penyelenggaraan kegiatan Indonesian Day adalah karena kecenderungan masyarakat kota Piestany yang heterogen dan kaya akan perbedaan latar belakang dan budaya, yang mempunyai kesamaan dengan Indonesia,” kata Duta Besar RI untuk Slowakia, Adiyatwidi Adiwoso kepada Telaah Srategis Online  melalui siaran pers.

Duta Besar Adiyatwidi Adiwoso juga menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas dukungan Walikota Piestany, Jancovic dan Cultural Centre of Piestany atas terselenggaranya kegiatan ini.

Pada kesempatan yang sama, Walikota Jancovic menyampaikan apresiasi atas inisiatif Indonesia untuk mengadakan acara Indonesian Day di Piestany dan berharap gelar budaya ini dapat terus dilanjutkan dengan berbagai kolaborasi di kemudian hari.

Liga Tari Krida Budaya Universitas Indonesia Pukau Warga Slowakia

Liga Tari Krida Budaya UI sebagai penampil seni budaya nusantara sukses memukau ribuan penduduk kota kota Bratislava dan Piestany yang hadir di acara Indonesian Day.

Liga Tari Krida Budaya UI menampilkan 13 tarian yang terdiri dari dua babak dengan durasi setiap babaknya selama 45 menit. Babak pertama didominasi oleh kedinamisan gerakan dan tarian budaya Betawi yaitu tari Selendang Dendang, si Botoh, Rampak, Topeng Jingga,Tambeng, Kupu-kupu Barong dan tari Ujan Gerimis.

Sedangkan babak kedua terdiri dari variasi tarian dari berbagai daerah di Indonesia, seperti tarian Maengket Minahasa, Kembang Greges dari Bali, Belian Lawangan dan Belian Lawangan dari Kalimantan, serta tari Sabalah dan Piring Kembang dari Minangkabau.

Sebelum memulai pertunjukan musik dan tari, tim Liga Tari Krida Budaya melakukan parade dengan tarian dan nyanyian yang diiringi dengan tabuhan gendang yang dinamis yang bernyanyi yang menarik perhatian warga lokal dan turis.

Atraksi Silat dan Kuliner Indonesia

Tak hanya gelar budaya tari, Kedutaan Besar Republik Indonesia di Bratislava juga menyelenggarakan lokakarya mengenai pembuatan batik dan pengenalan bela diri pencak silat, demo masak kuliner Indonesia, serta promosi wisata dan makanan nusantara.

KBRI Bratislava juga membagikan dan menampilkan bahan-bahan promosi yang diperoleh dari Kementerian Pariwisata, pembagian suvenir bertemakan Wonderful Indonesia dan kerajinan tangan Indonesia, serta pengisian kuesioner pencitraan Indonesia.

Antusiasme pengunjung yang hadir sangat tinggi, baik di acara lokakarya maupun di panggung utama saat penampilan seni musik dan tari yang mengandalkan alat musik perkusi secara langsung.

Lokakarya mengenai cara membuat batik menjadi pembuka kegiatan, dimana 30 peserta mempraktikkan tahapan membatik yang dipandu oleh pembatik binaan KBRI Bratislava. Usai kegiatan lokakarya, dilanjutkan dengan Pencak Silat oleh Federasi Pencak Silat Slowakia yang mempresentasikan beberapa jurus pencak silat dan mengajak para pengunjung untuk mempraktikkan jurus-jurus bela diri pada Pencak Silat.

Selain itu, dilakukan promosi dan pengenalan kuliner Indonesia melalui demo memasak menu nusantara, yaitu Nasi Goreng dan Gado-Gado. Para pengunjung juga dapat mencicipi serta mendapatkan resep masakan tersebut usai demo memasak. Tak hanya itu, pengunjung juga dapat membeli ragam kuliner nusantara yang dipromosikan oleh Ibu-ibu Dharma Wanita Persatuan KBRI Bratislava.

Selama lebih kurang dua jam lokakarya di courtyard dan dua jam pertunjukan di panggung utama, pengunjung tetap memadati area pertunjukan. Kuis berhadiah tentang pengetahuan Indonesia juga semakin menarik minat pengunjung baik dewasa dan anak-anak berlomba menjawab kuis berhadiah yang disiapkan panitia.

Walaupun ada waktu jeda, penonton tetap tidak beranjak dari area panggung karena ikut menikmati joget poco-poco yang dilakukan secara spontanitas oleh panitia.

Reporter: Mulyono Sri Hutomo
Editor: Rajab Ritonga

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Berita Terbaru